Fokus dan Ruang Lingkup
ABDIMASYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat berfokus pada publikasi artikel hasil diseminasi program pengabdian, pendampingan, rekayasa sosial, dan penerapan inovasi terapan untuk pemecahan masalah di masyarakat.
Jurnal ini menerima artikel multidisiplin dengan ruang lingkup yang mencakup 6 (enam) pilar utama pemberdayaan:
-
Pendidikan Nonformal & Masyarakat (Non-Formal & Community Education) Program pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), kelompok belajar mandiri, gerakan keaksaraan fungsional, serta pelatihan vokasional untuk peningkatan kapasitas warga lokal.
-
Literasi Digital & Teknologi Pendidikan Masyarakat (Digital Literacy & Community EdTech) Pendampingan dan penerapan teknologi pendidikan terapan di masyarakat, meliputi peningkatan literasi digital publik, pemanfaatan media pembelajaran berbasis komunitas, serta digitalisasi fasilitas belajar lokal.
-
Pedagogi Inklusif & Pemberdayaan Kelompok Rentan (Inclusive Pedagogy & Vulnerable Groups Empowerment) Intervensi pendidikan dan sosial yang menargetkan kelompok marginal, anak berkebutuhan khusus di luar sekolah, kesetaraan gender dalam akses belajar, serta strategi pembelajaran adaptif berbasis kearifan lokal.
-
Pengabdian Berbasis Inovasi & Aksi Sosial (Action Research in Community Empowerment) Penerapan praktis metodologi Participatory Action Research (PAR) dan Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada rekayasa sosial, evaluasi dampak pemberdayaan, serta penguatan kapasitas kelembagaan berbasis masyarakat.
-
Inovasi Desa, UMKM, & Ekonomi Kreatif (Village Innovation, SMEs, & Creative Economy) Pendampingan dan penguatan ekonomi warga lokal, meliputi digitalisasi UMKM, percepatan legalitas usaha (NIB, PIRT, Sertifikasi Halal), strategi pemasaran digital, manajemen keuangan usaha mikro, serta penguatan tata kelola BUMDes.
-
Sains Terapan, Teknologi Tepat Guna (TTG), & Lingkungan (Applied Science, Appropriate Technology, & Environment) Penerapan inovasi dan teknologi tepat guna untuk masyarakat, meliputi modernisasi sektor pertanian/perikanan, pengolahan hasil panen, pengelolaan sampah mandiri berbasis warga, hingga gerakan konservasi lingkungan lokal.



