Transformasi Pemaknaan Nilai Tawakal di Kalangan Mahasiswa Muslim pada Era Digital

Authors

  • Maskur Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Abror Al Robbaniyin Indonesia

Abstract

Perkembangan teknologi digital mengubah cara mahasiswa Muslim memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai keagamaan, termasuk tawakal. Kemudahan akses informasi, meningkatnya tuntutan akademik, dan ketidakpastian era digital mendorong transformasi pemaknaan konsep tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi makna nilai tawakal di kalangan mahasiswa Muslim pada era digital serta mengungkap fungsinya dalam kehidupan akademik mereka. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi lapangan, riset ini dilaksanakan di Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan temuan lapangan, lalu dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan trianggulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran makna tawakal dari sikap pasif menuju pemahaman aktif melalui optimalisasi ikhtiar berbasis teknologi digital. Selain itu, tawakal berfungsi sebagai mekanisme adaptasi yang membantu mahasiswa menghadapi ketidakpastian, tekanan akademik, dan perubahan sosial yang cepat. Implikasi penelitian menunjukkan nilai tawakal tetap relevan dalam kehidupan mahasiswa modern karena mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan esensi spiritualnya, sekaligus memperkaya kajian pemikiran Islam kontemporer mengenai relasi religiositas dan transformasi digital

Keywords:

Tawakal, Mahasiswa Muslim, Era Digital

Downloads

Published

2026-06-29

Issue

Section

Articles