Penguatan Literasi Fikih Ramadan dan Karakter Spiritual Siswa Madrasah Ibtidaiyah Berbasis Pesantren dalam Menghadapi Tantangan Religiusitas Generasi Digital
Abstract
Perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan terhadap religiusitas peserta didik, termasuk dalam pemahaman fikih Ramadan dan pembentukan karakter spiritual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat literasi fikih Ramadan dan karakter spiritual siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Bustanul Ulum Wongsorejo melalui pelatihan persiapan menghadapi bulan Ramadan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan evaluasi kegiatan. Pelatihan dilaksanakan melalui penyampaian materi niat puasa, syarat dan rukun puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, serta amalan-amalan sunnah Ramadan yang dipadukan dengan praktik dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap fikih Ramadan, kemampuan menjelaskan kembali materi yang telah dipelajari, serta kemampuan mempraktikkan tata cara berpuasa sesuai tuntunan syariat. Selain itu, terjadi penguatan karakter spiritual yang ditandai dengan meningkatnya kesadaran beribadah, motivasi memperbanyak amal saleh, kedisiplinan, dan pengendalian diri. Diskusi menunjukkan bahwa lingkungan madrasah berbasis pesantren, keteladanan guru, budaya religius sekolah, dan pembiasaan ibadah berperan penting dalam membentuk ketahanan religius siswa di era digital. Kegiatan ini membuktikan bahwa penguatan literasi fikih Ramadan yang terintegrasi dengan pembinaan spiritual efektif dalam meningkatkan religiusitas peserta didik.
Keywords:
Literasi Fikih Ramadan, Karakter Spiritual, Religiuitas, Madrasah Berbasis PesantrenDownloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khalid, Hirtsul Arifin, Muhammad Nadiddin Al-Hanif, Yuhibbul Muhsinin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



