Vol. 1 No. 2 (2026): July 2026
ABDIMASYA Volume 1 Nomor 2 menyajikan ragam gagasan serta aksi nyata pemberdayaan masyarakat yang transformatif dan inklusif. Terbitan ini merangkum lima kontribusi akademis berbasis kontribusi lapangan, mulai dari penguatan ekosistem pesantren ramah lingkungan berkonsep zero waste, integrasi literasi digital bagi resiliensi UMKM perempuan, hingga penguatan literasi fikih dan nilai-nilai filosofis keagamaan. Selain itu, edisi ini juga menyoroti program sosialisasi untuk meningkatkan literasi pendidikan tinggi bagi generasi muda. Seluruh artikel diharapkan mampu memberikan inspirasi, panduan praktis, serta dampak berkelanjutan bagi pengembangan masyarakat secara luas.
Articles
-
Transformasi Ekosistem Pesantren Ramah Lingkungan: Integrasi Literasi Fiqh Al-Bi’ah dan Pemberdayaan Ekonomi Santri Berbasis Zero Waste
Aditia Sahlan Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum Banyuwangi IndonesiaPesantren sebagai komunitas pendidikan berasrama menghasilkan timbulan sampah domestik yang relatif tinggi, sementara pengelolaan lingkungan sering kali belum sejalan dengan nilai-nilai Islam tentang kebersihan dan tanggung jawab menjaga kelestarian alam. Program pengabdian ini bertujuan mentransformasikan ekosistem pesantren ramah lingkungan melalui integrasi literasi Fiqh Al-Bi'ah, edukasi Zero Waste, dan pemberdayaan ekonomi berbasis circular economy. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan Participatory Action Research yang melibatkan kiai, ustadz, pengurus pesantren, pengelola dapur, dan santri sebagai mitra aktif dalam proses identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan tindakan, serta evaluasi secara partisipatif. Kegiatan meliputi penguatan literasi teologis, pelatihan pemilahan sampah, pendampingan pengelolaan limbah organik melalui budidaya maggot Black Soldier Fly dan komposting, serta pengembangan bank sampah yang dikelola unit usaha santri. Program menghasilkan pergeseran paradigma ekologis berbasis nilai keislaman, peningkatan praktik pemilahan sampah, penurunan volume sampah residu sebesar 67,7%, serta peningkatan pendapatan ekonomi pesantren hingga sekitar Rp6,8 juta per bulan melalui pemanfaatan limbah bernilai ekonomi. Keberlanjutan program diperkuat melalui pembentukan Santri Eco-Squad dan penerapan prosedur operasional pengelolaan lingkungan sehingga model ini berpotensi menjadi rujukan pengembangan pesantren ramah lingkungan yang mandiri dan berkelanjutan di Indonesia
Pages: 59-71Views: - Downloads: -Integrasi Literasi Digital dan Pendampingan Manajemen Usaha Berbasis Komunitas untuk Memperkuat Resiliensi UMKM Perempuan di Desa Alasbuluh
Sofiatul Wahidah Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Abror Al Robbaniyin IndonesiaPerempuan pelaku usaha mikro di pedesaan memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga, namun masih menghadapi berbagai kendala berupa rendahnya literasi digital, lemahnya pengelolaan keuangan usaha, serta terbatasnya akses terhadap pemasaran berbasis teknologi. Kondisi tersebut juga dialami oleh 30 pelaku UMKM perempuan pengolah pangan lokal di Desa Alasbuluh yang sebagian besar belum memanfaatkan pemasaran digital, masih mencampurkan keuangan rumah tangga dengan usaha, dan melakukan pencatatan transaksi secara manual. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat resiliensi UMKM perempuan melalui integrasi literasi digital, pendampingan manajemen usaha, dan penguatan ekonomi komunitas berbasis aset lokal. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) dengan kerangka 5D (Define, Discover, Dream, Design, dan Deliver) yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam proses pemberdayaan melalui identifikasi aset, perencanaan partisipatif, pelatihan, pendampingan, dan pelembagaan kelompok. Hasil program menunjukkan bahwa 83,3% mitra berhasil mengadopsi pembukuan kas digital, 80,0% mampu memisahkan keuangan rumah tangga dan usaha, rata-rata omzet meningkat 38,5% dari Rp1.800.000 menjadi Rp2.490.000 per bulan, serta penjualan melalui kanal digital memberikan kontribusi sebesar 28,4% terhadap total penjualan. Selain itu, terbentuk forum “Srikandi Mandiri Alasbuluh” sebagai wadah pembelajaran sebaya dan kolaborasi usaha yang memperkuat keberlanjutan program. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan sosial, teknologi adaptif, dan ekonomi komunitas mampu membangun model pemberdayaan UMKM perempuan yang lebih mandiri, partisipatif, dan berkelanjutan.
Pages: 72-85Views: - Downloads: -Penguatan Literasi Fikih Ramadan dan Karakter Spiritual Siswa Madrasah Ibtidaiyah Berbasis Pesantren dalam Menghadapi Tantangan Religiusitas Generasi Digital
Khalid Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Abror Al Robbaniyin Indonesia , Hirtsul Arifin Indonesia , Muhammad Nadiddin Al-Hanif Indonesia , Yuhibbul Muhsinin IndonesiaPerkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan terhadap religiusitas peserta didik, termasuk dalam pemahaman fikih Ramadan dan pembentukan karakter spiritual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat literasi fikih Ramadan dan karakter spiritual siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Bustanul Ulum Wongsorejo melalui pelatihan persiapan menghadapi bulan Ramadan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan evaluasi kegiatan. Pelatihan dilaksanakan melalui penyampaian materi niat puasa, syarat dan rukun puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, serta amalan-amalan sunnah Ramadan yang dipadukan dengan praktik dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap fikih Ramadan, kemampuan menjelaskan kembali materi yang telah dipelajari, serta kemampuan mempraktikkan tata cara berpuasa sesuai tuntunan syariat. Selain itu, terjadi penguatan karakter spiritual yang ditandai dengan meningkatnya kesadaran beribadah, motivasi memperbanyak amal saleh, kedisiplinan, dan pengendalian diri. Diskusi menunjukkan bahwa lingkungan madrasah berbasis pesantren, keteladanan guru, budaya religius sekolah, dan pembiasaan ibadah berperan penting dalam membentuk ketahanan religius siswa di era digital. Kegiatan ini membuktikan bahwa penguatan literasi fikih Ramadan yang terintegrasi dengan pembinaan spiritual efektif dalam meningkatkan religiusitas peserta didik.
Pages: 86-110Views: - Downloads: -Strengthening Higher Education Literacy through Socialization Programs to Enhance Students' Interest in Pursuing Higher Education
Faiqotul Aminah Insititut Badri Mashduqi Indonesia , Malikul Habsi Insititut Badri Mashduqi Indonesia , Achmad Basofitrah Insititut Badri Mashduqi Indonesia , Diana Nabilatul Arifah Insititut Badri Mashduqi Indonesia , M. Saifillah Insititut Badri Mashduqi IndonesiaLimited awareness and understanding of higher education opportunities remain a major issue among students in senior secondary schools and Islamic boarding schools, particularly regarding university admission pathways, study programs, scholarship opportunities, and future career prospects. These conditions often contribute to low educational aspirations and reduced interest in pursuing higher education. This community service program aimed to strengthen higher education literacy through structured socialization activities designed to enhance students’ knowledge, awareness, and motivation to continue their studies at the university level. The program was implemented in senior secondary schools and Islamic boarding schools across Probolinggo and Situbondo, East Java, involving students, teachers, school principals, asatidz, and pesantren leaders. The implementation used a hybrid approach combining offline socialization through direct school visits and online outreach via TikTok, Instagram, and Zoom Meeting. The results showed significant improvements in students’ understanding of higher education, increased motivation to pursue university studies, and strengthened institutional partnerships with 55 educational institutions. In conclusion, the program proved effective in enhancing higher education literacy and fostering community empowerment through the integration of direct engagement and digital communication strategies.
Pages: 111-125Views: - Downloads: -Internalizing the Philosophical Values of Hajj Through Integrated Manasik Training for SPM Al-Mashduqiah Students
Muhammad Irsyad Baitussalam Institut Badri Mashduqi Indonesia , Moh. Affan Institut Badri Mashduqi IndonesiaThis study investigates the initial understanding, implementation, and impacts of integrated manasik training in internalizing the philosophical values of Hajj among students of SPM Al-Mashduqiah. A qualitative literature review was employed by analyzing scholarly articles, books, and relevant research on Islamic education, experiential learning, and value internalization through systematic synthesis and interpretation.
Findings reveal that students’ initial understanding of Hajj is largely procedural, focusing on ritual performance rather than philosophical meanings such as tawhid, equality, patience, and sacrifice. Integrated manasik training—through simulation, reflection, and habituation—enhances both understanding and internalization of these values, leading to improved spiritual awareness and moral development.
The study concludes that integrated manasik training is an effective approach in bridging knowledge, values, and behavior within Islamic education, and contributes both theoretically and practically to value-based learning models.
Pages: 126-149Views: - Downloads: -Additional Menu
Make a Submission



