Transformasi Ekosistem Pesantren Ramah Lingkungan: Integrasi Literasi Fiqh Al-Bi’ah dan Pemberdayaan Ekonomi Santri Berbasis Zero Waste
Abstract
Pesantren sebagai komunitas pendidikan berasrama menghasilkan timbulan sampah domestik yang relatif tinggi, sementara pengelolaan lingkungan sering kali belum sejalan dengan nilai-nilai Islam tentang kebersihan dan tanggung jawab menjaga kelestarian alam. Program pengabdian ini bertujuan mentransformasikan ekosistem pesantren ramah lingkungan melalui integrasi literasi Fiqh Al-Bi'ah, edukasi Zero Waste, dan pemberdayaan ekonomi berbasis circular economy. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan Participatory Action Research yang melibatkan kiai, ustadz, pengurus pesantren, pengelola dapur, dan santri sebagai mitra aktif dalam proses identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan tindakan, serta evaluasi secara partisipatif. Kegiatan meliputi penguatan literasi teologis, pelatihan pemilahan sampah, pendampingan pengelolaan limbah organik melalui budidaya maggot Black Soldier Fly dan komposting, serta pengembangan bank sampah yang dikelola unit usaha santri. Program menghasilkan pergeseran paradigma ekologis berbasis nilai keislaman, peningkatan praktik pemilahan sampah, penurunan volume sampah residu sebesar 67,7%, serta peningkatan pendapatan ekonomi pesantren hingga sekitar Rp6,8 juta per bulan melalui pemanfaatan limbah bernilai ekonomi. Keberlanjutan program diperkuat melalui pembentukan Santri Eco-Squad dan penerapan prosedur operasional pengelolaan lingkungan sehingga model ini berpotensi menjadi rujukan pengembangan pesantren ramah lingkungan yang mandiri dan berkelanjutan di Indonesia
Keywords:
Fiqh Al-Bi'ah, Pesantren, Participatory action research, ekonomi sirkular, zero wasteDownloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aditia Sahlan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



